KOLEKSI TUGASKU - LAPORAN PRAKTIKUM PENGUJIAN KARAKTERISTIK POMPA CENTRIFUGAL

January 29, 2020
LAPORAN
PRAKTIKUM PENGUJIAN KARAKTERISTIK POMPA
CENTRIFUGAL

Dosen Pengampu: Ir. Ida Bagus Puspa Indra.MT
Disusun Oleh:
Nama  :
NIM    : 
Kelas   : 4D / Teknik Mesin
LABORATORIUM KONVERSI ENERGI
JURUSAN TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI BALI
2019

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNya sehingga laporan pompa sentrifugal ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Laporan ini disusun untuk menambah pengetahuan tentang sistem dari pompa sentrifugal dan pembahasannya, penulis mengambil isi pokok pembahasan dari berbagai sumber, salah satunya internet dan buku manual tentang pompa.
            Penulis menyadari bahwa Laporan praktikum pompa sentrifugal ini tidak mungkin dapat diselesaikan tepat waktunya tanpa adanya bimbingan, bantuan, serta dorongan dari berbagai pihak. Keberhasilan dan kelancaran dalam melaksanakan praktek analisa pompa, penulis mendapat bantuan bimbingan dari banyak pihak.
      Harapan penulis semoga laporan praktikum ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman. Untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun isi laporan agar menjadi lebih baik lagi. Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis, penulis yakin masih banyak kekurangan dalam laporan ini, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan penulisan laporan yang akan datang.
Jimbaran, 26 Mei 2019
Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
          Perkembangan teknologi di negara-negara maju yang kian hari kian meningkat hingga memaksa kita untuk terus aktif dalam mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan kita. Seiring dengan itu persaingan untuk mendapatkan kerja dibidang industripun semankin ketat, hal ini dikarenakan minimnya lapangan kerja dibanding dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan. Agar kelak nantinya kita mampu bersaing dengan orang lain untuk memasuki dunia kerja, maka kita harus memiliki kemampuan dibidang kita masing-masing. 
          Untuk itulah mahasiswa/i di Jurusan Teknik Mesin dibekali ilmu pengetahuan dan keterampilan dibidang teknik, agar nantinya mampu bersaing didunia kerja. Dalam hal ini kita dibekali ilmu pengetahuan pada Pompa Sentrifugal baik secara teori maupun praktik. 
          Pompa Sentrifugal adalah suatu mesin kinetis yang mengubah energi mekanik ke dalam energi hidrolik melalui aktivitas sentrifugal, yaitu tekanan fluida yang ada di pompa. Pompa Sentrifugal merupakan alat mekanik yang mampu memindahkan suatu cairan dari suatu tempat ketempat lain. Dalam industri-industri Pompa Sentrifugal kerap sekali digunakan, seperti industri pertambangan, migas dan lain-lain. Karena Pompa Sentrifugal banyak digunakan di industri-industri maka kitapun dibekali ilmu pengetahuan tentang Pompa Sentrifugal.
Dalam laporan praktik bengkel ini yang berjudul Sentrifugal Pump, penulis membatasi ruang lingkup pembahasan, yaitu :
A.    Pengertian Pompa Sentrifugal?
B.     Komponen-komponen utama Pompa Sentrifugal?
C.     Karakteristik pompa Sentrfugal?
D.    Rumusan Perhitungan Pompa Sentrifugal? 
E.     Analisa hasil praktik Pompa Sentrifugal?
 
Tujuan dilakukannya praktik Pompa Sentrifugal ini adalah :
A.    Agar Mahasiswa/i dapat mengetahui pengertian Pompa Sentrifugal;
B.     Agar Mahasiswa/i dapat Prinsip kerja Pompa Sentrifugal;
C.     Agar Mahasiswa/i dapat mengetahui Komponen-komponen utama Pompa Sentrifugal; 
D.    Agar Mahasiswa/i mengetahui Klasifikasi Pompa Sentrifugal;
E.     Agar  Mahasiswa/i dapat mengetahui peralatan, langkah-langkah pembongkaran dan perakitan Pompa Sentrifugal; 
F.      Agar Mahasiswa/i dapat Analisa hasil praktik Pompa Sentrifugal
 
 
 
TINJAUAN PUSTAKA
𝑑
60000
2
𝐻 = (𝐻𝑑1𝐻𝑠1) + (𝐻𝑑2𝐻𝑠2) [m]
π‘β„Ž = 𝛾. 𝑄. 𝐻 [π‘€π‘Žπ‘‘π‘‘]
𝑁𝑝  = 𝑉. 𝐼. cos     [π‘€π‘Žπ‘‘π‘‘]
π‘β„Ž
METHODE PENGUJIAN
HASIL PENGOLAHAN DATA DAN PEMBAHASAN
DATA PENGUJIAN POMPA TUNGGAL I
NO
DAYA POMPA
BUKAAN KATUP
Ps
Pd
V
t
VOLT
AMPERE
Inch-Hg
Psi
Liter
Detik
1
255
1
10
-9
4
44
60
2
255
1
20
-9
4
46
60
3
255
1
30
-9
4
46
60
4
255
1
40
-9
5
45
60
5
250
1
50
-9
7
43
60
6
251
1
60
-9
10
43
60
7
251
1
70
-9
20
40
60
8
251
1
80
-9
33
20
60
9
251
1
90
-9
49
0
60
DATA PENGUJIAN POMPA TUNGGAL II
NO
DAYA POMPA
BUKAAN KATUP
Ps
Pd
V
t
VOLT
AMPERE
Inch-Hg
Psi
Liter
Detik
1
251
1
10
-5
4
46
60
2
251
1
20
-5
4
46
60
3
251
1
30
-5
4,5
46
60
4
251
1
40
-5
5
44
60
5
251
1
50
-5
7
44
60
6
251
1
60
-4
10
43
60
7
250
1
70
-4
21
41
60
8
250
1
80
-2
40
24
60
9
250
1
90
-2
67
0
60
DATA PENGUJIAN POMPA SERI
NO
DAYA POMPA
BUKAAN KATUP
PS (Inch - Hg)
PD (Psi)
V
t
VOLT
AMPERE
PS 1
PS 2
PD 1
PD 2
Liter
Detik
1
250
5
10
-5
-5
4
-1
48
60
2
250
5
20
-5
-5
4,5
-2
49
60
3
250
6
30
-5
-5
5
-1
48
60
4
250
6
40
-5
-4
6
0
49
60
5
250
6
50
-5
-4
10
1
47
60
6
250
6
60
0
-4
19
2
47
60
7
250
7
70
32
-2
50
33
33
60
8
250
6,5
80
48
0
72
50
14
60
9
250
6,5
90
65
2
83
66
0
60
DATA PENGUJIAN POMPA PARAREL
NO
DAYA POMPA
BUKA AN KATUP
PS (INCH - HG)
PD (Psi)
V
t
VOLT
AMP ERE
PUMP 1 (PS1)
PUMP 2 (PS2)
PUMP1 (PD1)
PUMP2 (PD2)
Liter
Detik
1
250
7
10
-9
-4
9
11
84
60
2
250
7
20
-8
-4
10
12
83
60
3
250
7
30
-8
-4
11
14
83
60
4
250
7
40
-8
-4
13
17
81
60
5
250
7
50
-8
-3
21
28
79
60
6
250
7
60
-6
-1
27
37
55
60
7
250
7
70
-5
0
37
51
23
60
8
250
6.5
80
-4
0
44
61
6
60
9
250
6,5
90
-2
2
48
67
0
60
LAJU ALIRAN POMPA TUNGGAL I
NO
BUKAAN KATUP
V
t
Q
1
10
44
60
0.044
2
20
46
60
0.046
3
30
46
60
0.046
4
40
45
60
0.045
5
50
43
60
0.043
6
60
43
60
0.043
7
70
40
60
0.04
8
80
 20
60
0.02
9
90
0
60
0
HEAD TOTAL POMPA TUNGGAL I
NO
BUKAAN KATUP
Pd
Ps
Hd
Hs
H
1
10
4
-9
2,822845
-6,3514
9,174248
2
20
4
-9
2,822845
-6,3514
9,174248
3
30
4
-9
2,822845
-6,3514
9,174248
4
40
5
-9
3,528557
-6,3514
9,879959
5
50
7
-9
4,93998
-6,3514
11,29138
6
60
10
-9
7,057114
-6,3514
13,40852
7
70
20
-9
14,11423
-6,3514
20,46563
8
80
33
-9
23,28847
-6,3514
29,63988
9
90
49
-9
34,57986
-6,3514
40,93126
NO
BUKAAN KATUP
Q
H
Nh
1
10
0,044
9,174248
3943,826
2
20
0,046
9,174248
4123,09
3
30
0,046
9,174248
4123,09
4
40
0,045
9,879959
4343,724
5
50
0,043
11,29138
4743,622
6
60
0,043
13,40852
5633,052
7
70
0,04
20,46563
7997,968
8
80
0,02
29,63988
5791,632
9
90
0
40,93126
0
DAYA POMPA TUNGGAL I
NO
BUKAAN KATUP
V
I
COS ΙΈ
Np
1
10
255
1
0.97
247,35
2
20
255
1
0.97
247,35
3
30
255
1
0.97
247,35
4
40
255
1
0.97
247,35
5
50
250
1
0.97
242,5
6
60
251
1
0.97
243,47
7
70
251
1
0.97
243,47
8
80
251
1
0.97
243,47
9
90
251
1
0.97
243,47
EFISIENSI POMPA TUNGGAL I
NO
BUKAAN KATUP
Nh
Np
Ι³
1
10
3943,826
247,35
15,94%
2
20
4123,09
247,35
16,66%
3
30
4123,09
247,35
16,66%
4
40
4343,724
247,35
17,56%
5
50
4743,622
242,5
19,56%
6
60
5633,052
243,47
23,13%
7
70
7997,968
243,47
32,84%
8
80
6949,9584
243,47
23,78787
9
90
0
243,47
0
       1.1       Latar Belakang Masalah
       1.2       Rumusan Masalah
       1.3       Tujuan
BAB II
2.1   Pompa Centrifugal
Pompa Centrifugal adalah salah satu jenis pompanon positif yang termasuk kedalam salah satu jenis pompa kinetic yang prinsip kerjanya mengubah energi kinetis (kecepatan) cairan menjadi energipotensial (dinamis) melaluisuatu impeller yang berputar dalam casing.
2.2   Komponen Utama Pompa Centrifugal
Gr. 2.1 Komponen utama pompa centrifugal
A.   Stuffing Box
Stuffing Box berfungsi untuk mencegah kebocoran pada daerah dimana poros pompa menembus casing

B.               Wearing Ring
Wearing ring berfungsi untuk memperkecil kebocoran cairan yang melewati bagian depanimpeller maupun bagianbelakang impeller, dengan cara memperkecil celah antara casing dengan impeller.
C. Bearing
Beraing (bantalan) berfungsi untuk menumpu dan menahan beban dari poros agar dapat berputar, baik berupa beban radial maupun beban axial. Bearing juga memungkinkan poros untuk dapat berputar dengan lancar dan tetap pada tempatnya, sehingga kerugian gesek menjadi kecil.
D.   Casing
Merupakan bagianpaling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung elemen yang berputar, tempat kedudukan diffusor (guide vane), inlet dan outlet nozel serta tempat memberikan arah aliran dari impeller dan mengkonversikan energi kecepatan cairan menjadi energi dinamis (single stage).
2.3   Karakteristik Pompa Centrifugal
Karena pompa sentrifugal bukan merupakan pompa positive displacement, maka ada ketergantungan yang kuat antarakapasitas dan tekanankerja pompa. Hal inilah yang menyebabkan performansi menjadi kompleks. Salah satu karakteristik performansi dari pompa sentrifugal dapat berupa grafik antara head total pompa dan kapasitas atau laju alir seperti pada gambar dibawah. Head total pompa ditentukan atau dihitung dari persamaan energi umum. Besaran ini menunjukkan jumlah energi yang ditambahkan ke satu satuan berat fluida yang melalui pompa.
Efisiensi dan daya yang dibutuhkan oleh pompa juga merupakan karakteristik performansi pompa yang dapat menunjukkan baik tidaknya operasi

dari pompa sentrifugal. Pada gambar dibawah ditunjukkan kurva karakteristik performansi pompa sentrifugal yang merupakan kurva antara head total, efisiensi dan daya pompa ter
Gr. 2.2 Kurva performansi pompa centrifugal
2.4   Rumus yang Digunakan pada Perhitungan
Laju Aliran (Q)
Laju aliran adalah merupakan volume aliran per satuan waktu. Volume aliran (V) dapat diukurdengan flow meter tipe turbin dan selangwaktu pengukuran volume tersebutdapat diukur denganmenggunakan Stop watch.Adapun persamaan laju aliran yang digunakan adalah :





𝑄  = 𝑉


[ liter / menit ]



=     𝑉

[ m3/s ]

Head Total (H)
Head totalkerja pompa dapatditentukan melalui pembacaan pressure gauge yang terpasang pada sisi tekan dan sisi hisap pompa.Perhitungan head pompa total pada masing-masing metode pengoperasian pompa sedikit berbeda satu dengan yang lainnya. Persamaan head total pompa menurut metode pengoperasiannya adalah sebagai berikut :
Kerja Pompa Tunggal
H = Hd – Hs [m]

Kerja Pompa Paralel
𝐻 = (𝐻𝑑1𝐻𝑠1)+(𝐻𝑑2𝐻𝑠2)

[m]

Kerja Pompa Seri
Dimana :

Daya Hidrolik (Nh)
Daya hidrolik menunjukkan besarnya daya pompa yang ditransfer ke fluida yang digerakkan atau dipindahkan oleh pompa.
Daya Pompa (Np)
Daya pompa menunjukkan besarnya daya yang diperlukan oleh pompa untuk operasi pemompaan.
Efisiensi pompa (Ξ·)
Efisiensi pompa dapat ditentukan dengan membagi daya hidrolik dengan daya pompa dan besarnya efisiensi biasanya dinyatakan dalan persen.

πœ‚ =

<!--[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE  \* MERGEFORMAT <![endif]--> <!--[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]-->
𝑁𝑝

× 100%

a.      HP / Stopwatch
b.      Kertas dan Pulpen
c.      Tool box
d.       Kain perca
Pengujian Pompa Tunggal
Pengujian pompa tunggal dilakukan pada pompa-1 dan pompa-2. Masing-masing pompa akan diperoleh gambaran tentang karakteristik kerjanya. Adapun langkah kerja pada pengujian pompa tunggal adalah sebagai berikut :
Pengujian Pompa-1
a.      Tutup katup K3 dan K4, sedangkan katup K1 dan K5 posisiterbuka
b.      Jalankan pompa-1
c.         Besaran yang divariasikan pada pengujian ini adalah laju aliran air, dengan mengaturposisi bukaan katupK5 sesuai tanda yang tertera di bagian belakang katup (mulai dari katup membuka penuh)
d.         Baca jumlah volume aliran air pada flow-meter dalam selang waktu tertentu (selang waktu pengukuran dicatat dengan stop watch)
e.     Bacalah tekanan hisap (Ps1) dan tekanan tekan (Pd1)
f.           Catatlah tegangan dan arus listrik yang dipergunakan oleh motor penggerak pompa
g.      Lakukan langkah d sampai f pada setiap posisi bukaan katup K5
h.         Buka penuh katup K5 segera setelah pengamatan posisi tutup penuh dilakukan
i.     Matikan pompa.
Pengujian Pompa-2
a.   Tutup katup K1 dan K3, sedangkan katup K2, K4 dan K5 posisibuka
b.   Jalankan pompa-2
c.     Besaran yang divariasikan pada pengujian ini adalah laju aliran air, dengan mengaturposisi bukaan katupK5 sesuai tanda yang tertera di bagian belakang katup (mulai dari katup membuka penuh)
d.  Baca jumlah volume aliran air pada flow-meter dalam selang waktu tertentu (selang waktu pengukuran dicatat dengan stop watch)
e.   Bacalah tekanan hisap (Ps2) dan tekanan tekan (Pd2)
f.      Catatlah tegangan dan arus listrik yang dipergunakan oleh motor penggerak pompa
g.   Lakukan langkah d sampai f pada setiap posisi bukaan katup K5
h.    Buka penuh katup K5 segera setelah pengamatan posisi tutup penuh dilakukan
i.  Matikan pompa.
Pada pengujian pompa seri ini, urutan kerja pompa adalah output pompa-2 dihubungkan dengan input pompa-1, sehingga urutan menghidupkan pompa juga sebaliknya, hidupkan dulu pompa-2 baru kemudian diikuti dengan menghidupkan pompa-1 (untuk menghindari beban awal yang besar pada instalasi listriknya).
Langkah Kerja :
a.      Tutup katup K1 dan K4, sedangkan katup yang lainnya posisi buka
b.      Jalankan pompa-2, kemudian pompa-1 setelah selang waktu 10 detik
c.     Besaran yang divariasikan pada pengujian ini adalah laju aliran air, dengan mengatur posisi bukaankatup K5 sesuai tanda yang terteradi bagian belakang katup (mulai dari katup membuka penuh)
d.           Baca jumlah volume aliran air pada flow-meter dalam selang waktu tertentu yang dicatat dengan menggunakan stop watch
e.      Bacalah tekanan hisap (Ps1), (Ps2) dan tekanan tekan (Pd1), (Pd2)
f.       Catatlah tegangan dan arus listrik yang digunakan oleh motor penggerak kedua pompa
g.       Lakukan langkah d sampai f pada setiap posisi bukaan katup K5

h.          Buka penuh katup K5 segera setelah pengamatan posisi tutup penuh dilakukan
i.      Matikan pompa.
Pada pengujian pompa parallel ini, urutan kerja pompa dapat dilakukan secara bebas, yang perlu diperhatikan ada selang waktu yang cukup antara menghidupkan pompa pertama dengan pompa berikutnya (untuk menghindari beban awal yang besar pada instalasi listriknya).
Langkah Kerja :
a.      Tutup katup K3, sedangkan katup yang lainnya posisi buka
b.      Jalankan salahsatu pompa, kemudianpompa yang keduasetelah waktu 10 detik
c.     Besaran yang divariasikan pada pengujian ini adalah laju aliran air, dengan mengatur posisi bukaankatup K5 sesuai tanda yang terteradi bagian belakang katup (mulai dari katup membuka penuh)
d.           Baca jumlah volume aliran air pada flow-meter dalam selang waktu tertentu yang dicatat dengan menggunakan stop watch
e.      Bacalah tekanan hisap (Ps1), (Ps2) dan tekanan tekan (Pd1), (Pd2)
f.       Catatlah tegangan dan arus listrik yang digunakan oleh motor penggerak kedua pompa
g.       Lakukan langkah d sampai f pada setiap posisi bukaan katup K5
h.          Buka penuh katup K5 segera setelah pengamatan posisi tutup penuh dilakukan
i.      Matikan pompa.
4.1.1    Data Pengujian Pompa Tunggal [Pompa 1]
4.1.2    Data Pengujian Pompa Tunggal [Pompa 2]

4.1.3    Data Pengujian Pompa Seri
4.1.4    Data Pengujian Pompa Pararel

                                                       4.2.1.   Pompa Tunggal [Pompa 1]
1.   Laju Aliran [Q]
Rumus : Q = V/t (liter/menit)
                   = (V/1000)/(t/60) = m3/s
2.   Head Total Pompa [H]
Rumus : H = Hd – Hs (m)             Dimana : Hd = 6894,8 x Pd/Ξ³ (m)
                                                                       Hs = 6894,8 x Ps/Ξ³  (m)
                                                                       Ξ³= 9770(N/m3)

3.   Daya Hydrolik [Nh]
Rumus : Nh = Ξ³ x Q x H (watt)
DAYA HYDROLIK POMPA TUNGGAL I
4.   Daya Pompa [Np]
Rumus : Np = V x I x cos Ο• (watt)            Dimana : cosΟ• = 0,97
5.   Efisiensi Pompa [Ι³]
Rumus : Ι³ = <!--[if gte msEquation 12]>NhNp<![endif]-->  x 100 %

Artikel Terkait

Previous
Next Post »